Film Samsara karya Garin Nugroho, hadir sebagai karya sinema hitam putih yang menampilkan kekuatan visual, gerak tubuh, serta atmosfer spiritual Bali. Dalam film ini, seorang aktor sekaligus koreografer dan penari Australia Indonesia Juliette Widyasari Burnett mengambil peran menyelami budaya Bali bukan melalui kata-kata, melainkan lewat tubuh, ritme, dan keheningan.

Melalui Samsara, Juliet Burnett menghadirkan performa yang melampaui batas konvensional akting. Dengan keahliannya menciptakan tariannya sendiri, dan belajar tarian Bali, ia memperlihatkan bagaimana seni gerak dapat menjadi jembatan antarbudaya, dan bagaimana dalam kesunyian mampu berbicara lebih dalam daripada dialog.

Samsara bukan sekadar pertemuan lintas negara, melainkan dialog senyap antara tubuh, budaya, dan jiwa. Lewat hitam putih yang kontras dan gerak yang puitis, film ini membuktikan bahwa seni dapat melampaui bahasa dan bahwa pemahaman budaya bisa lahir dari keheningan.
Dengarkan podcast ini selengkapnya.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore. Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.




