Setelah saya pindah ke Sydney, feeling ini jarang sekali.Lucy Leonardi
Itu adalah komentar Lucy Leonardi, salah satu dari puluhan peserta yang mengikuti workshop seni dalam rangka Tahun Baru Imlek yang diadakan oleh Inner West Council di Sydney.
Tea Ceremony and Clay Happy Bersama berlangsung pada 27 Februari dan dihadiri oleh para peserta dari berbagai latar belakang budaya. "Semua orang di sini datang dari culture yang beda tapi semua orang di dalam ruangan ini really embrace the Indo culture," ujar Lucy.
Pemandu kegiatan ini adalah seniman visual Tionghoa-Indonesia yang berbasis di Sydney, Jayanto Damanik Tan.
Rasa kebersamaan yang hangat dalam acara ini merupakan salah satu kesamaan hal yang dirasakan oleh para peserta workshop, seperti yang disampaikan oleh Sophie Jugovac.
Tinggal di wilayah Inner West Council selama dua puluh tahun terakhir, Sophie diadopsi dari Vietnam oleh keluarga kulit putih pada tahun 1969. Ia mengaku sangat tertarik untuk membuat relasi dan mencari keterhubungan dengan budaya Asia, khususnya Asia Tenggara.
Apa yang paling dinikmati oleh para peserta dari acara ini?
Dengarkan podcast ini selengkapnya.





