Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sangat ditakuti karena menimbulkan kerugian sangat besar bagi sektor peternakan. Banyak negara yang sudah bebas PMK, menetapkan aturan sangat ketat untuk masuknya produk daging dan olahan, demi menjaga status bebas PMK itu.
Penyakit yang disebabkan oleh virus ini juga tidak ada obatnya sampai saat ini. Hewan, khususnya yang terkena PMK, mengalami semacam luka di bagian mulut, yang menyebabkan keluarnya air liur dalam jumlah banyak. Selain itu, PMK juga menyerang kaki, dan bisa mengakibatkan pembusukan di area tersebut.
Vaksin adalah satu-satunya upaya yang terbukti bisa membantu ternak melawan virus PMK.
Namun di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah, peternak sapi menerapkan strategi unik, yaitu dengan memberikan bahan empon-empon, atau bahan baku jamu, yang biasa dikonsumsi manusia kepada sapi. Uniknya, cara itu dinilai peternak cukup berhasil.
Setidaknya membantu sapi melawan dampak buruk PMK, meskipun tidak bermakna bebas sama sekali.
Asqowi, seorang peternak sapi perah penghasil susu di Boyolali, Jawa Tengah, akan menceritakan bagaimana cara uniknya melawan virus PMK, menggunakan bahan jamu alami, yang biasa dikonsumsi manusia.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.





