Pada tahun 2016 Provinsi Nusa Tenggara Barat ditetapkan sebagai zona merah terkait dengan kekerasan berbasis agama. Anggota Dewan Pemuda Mataram mengambil langkah untuk melawan tren tersebut. Bagaimana mereka melakukannya?
Dewan Pemuda Mataram adalah sekelompok anak muda yang aktif menentang keyakinan dalam kekerasan berbasis agama. Mereka memulai kampanye dengan mengunjungi sekolah-sekolah di mana mereka bekerja sama dengan Asia Foundation untuk mengamati perilaku. Mereka kemudian mengambil pendekatan kreatif untuk menghadapi tren yang mereka amati.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.
Dan Anda dapat mengikuti perkembangan informasi terbaru tentang virus corona dalam bahasa Anda di sbs.com.au/coronavirus
Share





