Di Bali diadakan Pertemuan IMF-Bank Dunia, 8 - 14 Oktober 2018, yang menelan dana penyelengaraan lebih dari Rp 855 miliar.
Anggaran pengeluaran untuk konperensi IMF-Bank Dunia menerima banyak kritik dari berbagai pihak. Tetapi benarkah itu sebuah pemborosan anggaran? Ataukah ada manfaat yang senilai dengan pengeluaran biaya itu? Berikut paparan ekononomTony Prasetiantono, M.Sc., Ph.D. UGM.
Share





