Impor rektor, atau mengundang akademisi asing untuk memimpin perguruan tinggi negeri di Indonesia, menjadi polemik. Apakah Indonesia tidak memiliki rektor handal sehingga perlu mengimpor?
Jika akademisi asing memimpin universitas di Indonesia, mungkinkah ia dapat bertahan dengan budaya kerja yang berbeda? Berikut ini pandangan dari pengamat pendidikan, Bambang Supriyadi.
Ikuti SBS Indonesian di Facebook dan Twitter, serta dengarkan podcast kami.
Share





