SBS Bahasa Indonesia

Peneliti Indonesia Berharap Teknologi Temuannya Tingkatkan Produktivitas Pertanian Indonesia dan Australia

SBS Bahasa Indonesia

Alexander Soeriyadi (3rd from R) is the recipient of Australia Indonesia Awards 2022 in the category of Innovation.

Alexander Soeriyadi (3rd from R) is the recipient of Australia Indonesia Awards 2022 in the category of Innovation.


Published 4 May 2022 at 1:34pm
By Tia Ardha
Source: SBS

Melalui penelitian yang ia dan rekannya lakukan, Dr Alexander Soeriyadi menemukan teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Ia berharap teknologi ini dapat berguna untuk pertanian Australia dan Indonesia.


Published 4 May 2022 at 1:34pm
By Tia Ardha
Source: SBS


Mengetahui bahwa tanaman memerlukan spektrum cahaya tertentu untuk dapat tumbuh secara efisien, Dr Alexander Soeriyadi melakukan riset dan berhasil menemukan teknologi baru untuk membuat media yang dapat mengubah cahaya matahari menjadi spektrum warna tertentu yang diinginkan. Langkah ini ia sebut dapat meningkatkan hasil panen.

Mantan peneliti di UNSW ini kini menjalankan bisnis pengembangan teknologi dan produk yang berfokus di bidang pertanian di Australia, yang dirintisnya bersama seorang rekan sejak tahun 2018 

Advertisement
 
Saat ini teknologi temuannya telah memiliki dua paten, dan ia juga menerima penghargaan Australia Indonesia Awards 2022 dalam bidang Inovasi pada bulan April.

Dengarkan selengkapnya wawancara SBS Indonesian dengan Dr Soeriyadi di sini:

LISTEN TO
Indonesian researcher hopes his invention improves agricultural productivity in Indonesia and Australia image

Melalui penelitian yang ia dan rekannya lakukan, Dr Alexander Soeriyadi menemukan teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Ia berharap teknologi ini dapat berguna untuk pertanian Australia dan Indonesia.

SBS Indonesian

04/05/202216:45




(Video credit: Investment NSW) 


Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.

Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.


Share