Partai Solidaritas Indonesia dan publik menyuarakan keprihatinan tentang kurangnya pengawasan atas beberapa item pengeluaran yang diusulkan dalam Rencana Penghasilan dan Pengeluaran Anggaran untuk wilayah Jakarta pada tahun 2020.
Mengapa William Aditya Sarana, dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), anggota DPRD DKI Jakarta menuduh Gubernur Jakarta secara apatis mengawasi entri-entri aneh dalam rencana anggaran daerah untuk tahun 2020? Apakah sistem e-budgeting yang salah? Bagaimana tanggapan pihak berwenang? Tim KBR 68H menceritakan kisahnya.
Ikutilah SBS Indonesian di FaceBook, klik disini ==> SBS Indonesian
Dengarkan SBS Indonesian Podcast, klik disini ==> SBS Indonesian Podcast
Share





