Walau dicap ‘sesat dan kafir’ sebuah pondok pesantren di Jawa Timur tetap saja melakukan program pertukaran studi agama serta aktifitas lainnya yang mempromosikan toleransi.
Apa keunikan dari Pesantren SPMAA (Sumber Pendidikan Mental Agama Allah) di Turi? Bagaimana respon para peserta kegiatan antar agama dan komunitas dari pesantren itu? Laporan khusus tim KBR 68H ini menggambarkan sebuah desa yang berfokus untuk mengembangkan saling pengertian dan toleransi.
Ikutilah SBS Indonesian di FaceBook, klik disini ==> SBS Indonesian
Dengarkan SBS Indonesian Podcast, klik disini ==> SBS Indonesian Podcast
Share





