Ada banyak hal yang harus dilakukan untuk membuat kota lebih inklusif disabilitas, seperti akses transportasi yang lebih mudah. Menciptakan budaya toleransi juga penting. Kota Banjarmasin telah melakukan sejumlah langkah untuk meningkatkan taraf hidup warga difabel. Seberapa sukses inisiatif tersebut?

Salah satu cara untuk menilai keberhasilan gerakan Banjarmasin menuju kota yang inklusif disabilitas adalah dengan menanyakan kepada masyarakat yang paling terkena dampak perubahan tersebut. Tim KBR 68H turun ke jalan dan bertanya kepada warga difabel, bagaimana Banjarmasin ramah difabel sekarang.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.
Dan Anda dapat mengikuti perkembangan informasi terbaru tentang virus corona dalam bahasa Anda di sbs.com.au/coronavirus





