Dalam sebuah langkah yang mengejutkan pasar, Reserve Bank ((RBA)) kembali menaikkan suku bunga setelah jeda selama sebulan. Bank telah menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 3,85 persen, menjadikan suku bunga Australia tertinggi selama 11 tahun, sementara masih pada level yang relatif rendah.
Bendahara Federal Jim Chalmers mengatakan meskipun hal ini pasti akan menyebabkan kesulitan bagi pemilik rumah Australia yang berjuang dengan pembayaran hipotek, kenaikan suku bunga diperlukan untuk memerangi inflasi.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Share





