Watch FIFA World Cup 2026™

LIVE, FREE and EXCLUSIVE

SBS Examines: Akankah UU Senjata Api yang Baru Membuat Warga Australia Lebih Aman?

Shooting range NSW.jpg
While the Federal Government maintains national information systems and oversees national imports and exports, firearm legislation is governed by states and territories. Source: SBS / Dennis Fang

Terdapat lebih dari 4 juta senjata api milik pribadi yang terdaftar secara sah di Australia — jumlah terbanyak yang pernah tercatat. Pengaturannya kembali mendapat sorotan menyusul serangan teror Bondi.


Published

By Lera Shvets, Nicola McCaskill

Presented by Tia Ardha

Source: SBS




Share this with family and friends


Terdapat lebih dari 4 juta senjata api milik pribadi yang terdaftar secara sah di Australia — jumlah terbanyak yang pernah tercatat. Pengaturannya kembali mendapat sorotan menyusul serangan teror Bondi.


Sebagai bagian dari reformasi pengendalian senjata api yang baru, Pemerintah Federal memperkenalkan Skema Pembelian Kembali Senjata Api Nasional dan pembatasan jumlah senjata api yang boleh dimiliki oleh seseorang, serta pembatasan terhadap senjata api tertentu, persyaratan izin dan pemeriksaan latar belakang yang lebih ketat.

Namun, hanya beberapa pemerintah negara bagian dan wilayah yang sepakat untuk memperkuat peraturan perundang-undangan mereka.

Stephen Bendle, Penasihat Advokasi Senior di Alannah & Madeline Foundation sekaligus koordinator Australian Gun Safety Alliance, mengatakan kepada SBS Examines bahwa ia kecewa dengan tidak tercapainya kesepakatan tersebut.

In Queensland [they] have the most firearms registered in any state in Australia, and they've done nothing to restrict firearms.
Stephen Bendle, Senior Advocacy Advisor, Alannah & Madeline foundation

"Sebagai contoh, mereka telah menetapkan hukuman penjara yang lebih berat untuk sejumlah pelanggaran terkait senjata api. Namun, langkah itu ibarat hanya menyediakan ambulans di dasar jurang.

"Hal itu sama sekali tidak membatasi ketersediaan senjata api," ujarnya.

Tom Kenyon, CEO dari Sporting Shooters Association of Australia, mengatakan organisasinya tidak mendukung sebagian besar perubahan yang dilakukan Pemerintah Federal.

Ia mengatakan kepada SBS Examines bahwa pemerintah seharusnya lebih berfokus pada pertukaran informasi intelijen dan proses pemeriksaan latar belakang.

Everything that the Federal Government is proposing, with the exception of better background checks, fails to address the problem.
Tom Kenyon, CEO, Sporting Shooters Association of Australia

"Pemerintah Federal telah mengesahkan undang-undang pada bulan Januari, yang memfasilitasi pemeriksaan latar belakang yang lebih baik dan berbagi informasi intelijen yang lebih baik.

"Kami sepenuhnya mendukung hal itu, karena tidak ada yang ingin teroris memiliki senjata api, baik legal maupun ilegal," kata Kenyon.

SBS Examines episode kali ini bertanya — mengapa sebagian orang mendukung reformasi undang-undang senjata api, sementara yang lain menentangnya?

Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.

Latest podcast episodes

Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Stream now