Perdana menteri membela pengumuman itu ditengah kritik dari para pemimpin bisnis dan industri.
Tidak semua orang gembira dengan penentuan hari libur itu.
Terutama pembisnis di Melbourne yang berada di tengah AFL Grand Final Week.
Para pengusaha bisa menutup pintu mereka untuk hari libur nasional atau tetap buka dan membayar upah yang lebih tinggi kepada karyawan.
Hari libur yang dialokasikan untuk berkabung bagi Ratu sehari sebelum hari libur umum Victoria pada hari Jumat tanggal 23.
Beberapa ekonom memperkirakan hari berkabung itu akan merugikan ekonomi Australia sekitar $1,5 miliar dolar dan itu masih tidak termasuk pembayaran penalti terkait.
Alexi Boyd, CEO dari Council of Small Business Organisations Australia mengatakan bahwa hari itu sebenarnya akan bermanfaat bagi beberapa bisnis di seluruh negeri. Tetapi mereka yang bergantung pada pelanggan yang membuat janji temu seperti penata rambut dan salon kecantikan mungkin kesulitan.
Menurut Asosiasi Pengecer Australia, hari libur umum Negara Bagian dan Wilayah berbeda-beda seperti halnya selimut tambal sulam - dan kurangnya keseragaman itu dapat merugikan bisnis di seluruh negeri
Chief Industry Officer kelomp itu adalah Fleur Brown dan dia menyerukan pendekatan nasional untuk membawa semua orang ke halaman yang sama.




