Watch FIFA World Cup 2026™

LIVE, FREE and EXCLUSIVE starting June 12 2026

Bagaikan meneruskan tongkat estafet, demikian juga berbagi kasih sayang kepada sesama.

There is wide range of ways to serve and enjoy nasi bungkus.

There is wide range of ways to serve and enjoy nasi bungkus. And the nasi bungkus from Nasi Estafet is varied too. Source: Photo by Ikhlasul Amal/Creative Commons

Memberikan bungkusan makanan kepada mereka yang membutuhkan bukanlah ide baru. Namun seorang pria di Yogyakarta muncul dengan konsep unik untuk membagikan nasi bungkus. Pemikirannya sejenak mengilhami inovasinya itu.


Published

Updated

By KBR 68H team

Presented by sri dean

Source: SBS




Share this with family and friends


Memberikan bungkusan makanan kepada mereka yang membutuhkan bukanlah ide baru. Namun seorang pria di Yogyakarta muncul dengan konsep unik untuk membagikan nasi bungkus. Pemikirannya sejenak mengilhami inovasinya itu.


There is wide range of ways to serve and enjoy nasi bungkus.
People are able to give and take wrapped rice as they see fit. Source: Photo by by pchow98/Creative Commons

Adit Dibyandaru dari Yogyakarta ingin menemukan cara yang lebih efektif dan mudah untuk menyediakan nasi bungkus bagi yang membutuhkan.  Dan juga bagi orang Indonesia yang murah hati untuk menyediakan makanan tersebut. Ide itu berkembang. Adit menjelaskan, seperti halnya meneruskan tongkat estafet dalam lomba lari estafet, 'Nasi Estafet” / Nasi Relay' hanyalah soal memberi dan menerima.

Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.

Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.

Dan Anda dapat mengikuti perkembangan informasi terbaru tentang virus corona dalam bahasa Anda di sbs.com.au/coronavirus


Latest podcast episodes

Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Stream now