Setelah adanya tuduhan kekerasan seksual di Parlemen Federal, warga Australia turun ke jalan pada 15 Maret untuk mengungkapkan kemarahan mereka atas kekerasan terhadap perempuan dan untuk menuntut pemerintah Australia agar mengambil tindakan. Jika perempuan tidak dapat merasa aman di Parlemen, di mana mereka dapat merasa aman?

Penulis dan aktivis feminis Kate Walton adalah salah satu penyelenggara March4Justice di Canberra dan Dr Lily Yulianti Farid adalah peneliti di Pusat Studi Pribumi Monash, yang menghadiri demonstrasi di Melbourne. Mereka menjelaskan bahwa tuntutan mereka tidak hanya untuk membuat parlemen menjadi tempat kerja yang aman bagi perempuan, tetapi juga untuk membuat Australia menjadi tempat yang aman bagi semua perempuan.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.
Dan Anda dapat mengikuti perkembangan informasi terbaru tentang virus corona dalam bahasa Anda di sbs.com.au/coronavirus





