Para pemimpin Indonesia dan Malaysia telah sepakat untuk meningkatkan kerja sama guna melawan apa yang mereka sebut tindakan diskriminatif terhadap produk minyak sawit mereka. Kedua negara tersebut adalah dua produsen dan pengekspor minyak sawit terbesar di dunia yang merupakan minyak nabati yang dapat dimakan yang digunakan dalam berbagai macam produk.
Produksi minyak sawit telah lama menjadi kontroversi karena kekhawatiran atas deforestasi dan hilangnya habitat hewan langka seperti orangutan.
Beberapa perusahaan Australia telah tidak menggunakan minyak sawit sepenuhnya setelah kampanye oleh kelompok aktivis yang mendorong pembeli untuk tidak membeli produk yang mengandung minyak sawit.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Share





