Apolecia can have diverse physical and emotional and at present there really is no cure. Source: Source: Welshsk/Creative Commons
Margaretha, dosen di Fakultas Psikologi Universitas Airlangga yand tengah merampungkan studi PhD-nya di Universitas Melbourne. Kepada Sri Dean, Margaretha tentang bagaimana pemahaman tentang alopecia telah berubah selama bertahun-tahun ini, serta sejauh mana pentingnya rambut itu bagi identitas seorang wanita.Dan Anda dapat mengikuti perkembangan informasi terbaru tentang virus corona dalam bahasa Anda di sbs.com.au/coronavirus