Mencari keadilan melalui medsos malah dijebloskan ke penjara berdasarkan undang-undang ITE

When a person is taken into custody, they are assessed to determine the level of security they require.

When a person is taken into custody, they are assessed to determine the level of security they require. Source: AAP / AAP Image/David Gray

Seorang ibu-ibu di Sulawesi Selatan menjadi tersangka dan ditangkap polisi, karena membuat konten yang dipublikasikan ke media sosial.


Seorang ibu dari Sulawesi Selatan dipenjara karena dituduh melanggar Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

Adik ibu ini, pada 2019 tewas di kantor polisi, setelah ditangkap karena dugaan satu kejahatan. Namun, tidak ada petugas kepolisian yang dijadikan tersangka dalam kasus terbunuhnya tahanan ini. Karena itulah, muncul protes dari keluarga, dengan upaya mencari keadilan yang dilakukan bertahun-tahun.

Pembunuhan semacam ini dikenal sebagai extra judicial killing.

Banyak kasus di Indonesia, dimana seorang tahanan meninggal dalam tahanan polisi. Kasus di Sulawesi Selatan ini adalah salah satu contohnya.

Pengacara dari LBH Makassar, Abdul Azis Dumpa, yang mendampingi ibu ini, bercerita tentang kasus tersebut.

Abdul Azis Dumpa - pengacara LBH Makassar
Abdul Azis Dumpa - pengacara LBH Makassar

Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.

Share
Follow SBS Indonesian

Download our apps
SBS Audio
SBS On Demand

Listen to our podcasts
Independent news and stories connecting you to life in Australia and Indonesian-speaking Australians.
Ease into the English language and Australian culture. We make learning English convenient, fun and practical.
Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS
SBS Indonesian News

SBS Indonesian News

Watch it onDemand