Apakah gelombang migrasi dari Afrika Utara dan Timur Tengah itu fenomena baru? Apa dampak dari perbedaan latar belakang budaya para migran ketika mereka berada di Eropa? Bagaimana negara-negara tuan rumah mengurangi dampak tersebut? Dr Muhammad Nasir Badu dari Universitas Hasanuddin di Makasar menganalisa situasi tersebut.



