Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa hampir 10 juta penduduk Indonesia generasi Z berusia 15-24 tahun menganggur atau tanpa kegiatan (not in employment, education, and training/NEET).
Pengangguran ini didominasi oleh lulusan SMK.

Menurut Kemnaker - Kementrian Ketenagakerjaan, penyebabnya adalah bukan karena "mager" namun disebabkan oleh ketidaksesuaian antara permintaan pasar tenaga kerja dan pendidikan.
Faktor lain penyebab tingginya pengangguran adalah tidak adanya biaya atau modal sehingga mereka tidak mampu masuk ke dunia pendidikan dengan jenjang lebih tinggi, termasuk dunia pelatihan.
jadi apakah Gen Z bakal jadi calon generasi emas atau beban negara?
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan Instagram serta jangan lewatkan podcast kami.



