Watch FIFA World Cup 2026™

LIVE, FREE and EXCLUSIVE

Selangkah Maju Menuju Era Kereta Cepat: Rencana Jalur Sydney-Newcastle

fast train

Credit: 7 on Unsplash

Setelah menjadi wacana sejak era 80-an, proyek kereta cepat di Australia kini memasuki babak baru dengan dimulainya fase perencanaan formal untuk jalur Sydney-Newcastle.


Proyek ambisius bernilai AUD$55 miliar ini menjanjikan waktu tempuh hanya 60 menit dengan kecepatan maksimal mencapai 320 km per jam, yang diharapkan mampu mengatasi masalah kepadatan penduduk serta tingginya biaya hidup di Sydney.

Meskipun didukung oleh alokasi dana awal sebesar AUD$500 juta dari Pemerintah Federal dan diproyeksikan membuka ribuan lapangan kerja serta hunian baru, tantangan besar tetap membayangi.

0362 - Newcastle to Sydney High Speed Rail .jpg
Credit: Infrastructure Australia

Selain faktor geografis yang sulit, skeptisisme muncul akibat sejarah kegagalan proyek serupa di masa lalu serta isu-isu krusial terkait dampak lingkungan dan perlindungan situs budaya masyarakat adat.

Keputusan final mengenai kelanjutan pembangunan infrastruktur sepanjang 115 km ini baru akan ditetapkan pada tahun 2028 setelah melalui proses perancangan dan evaluasi yang mendalam.

Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.

Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcasts kami.

Pendengar, selama puluhan tahun, ide tentang kereta cepat yang menghubungkan kota-kota besar di Australia

hanyalah segadar mimpi di atas kertas.

Sejak tahun 80-an, pembicaraan ini terus muncul dan tenggelam.

Namun, kali ini, mimpi itu hanya satu langkah dari kenyataan.

Kereta cepat pertama Australia antara Sydney dan Newcastle resmi memulai fase pembangunannya.

Berikut ini laporan selengkapnya.

Anda dapat membayangkan Sydney ke Newcastle hanya dalam waktu 60 menit,

sampai di Gosford dalam 30 menit dengan kecepatan hingga 320 km per jam,

namun disertai dengan biaya yang tidak murah, yaitu $55 miliar.

Rencana ini akan mencakup 115 km jalur yang menembus tantangan geografis Gunung, Taman Nasional, dan Lembah.

Di Newcastle, Morissette, dan Gosford akan dibangun stasiun-stasiun baru yang akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Menteri Perhubungan Federal Catherine King memberikan penjelasannya.

Rancangan untuk proyek ini akan segera dimulai dan akan ditentukan hasilnya pada tahun 2028 nanti apakah proyek ini akan dijalankan atau tidak.

Berikut komentar dari Tim Parker dari High Speed Rail Authority.

Banyak orang yang mengatakan ada pekerjaan di Sydney yang mereka ingin ambil, namun mereka menganggap biaya untuk hidup di Sydney terlalu tinggi.

Berikut ini komentar dari Charlotte McCabby yang bertidak sebagai wali kota Newcastle.

Direncanakan dengan harga biaya tiket $30 akan membawa kota lebih dekat yang dijanjikan untuk menghasilkan ribuan rumah baru dan pekerjaan baru.

Menteri Transportasi dan Infrastruktur Federal Catherine King memberikan komentarnya.

Namun di balik optimisme pemerintah dan dukungan pemerintah daerah, suara-suara skeptis tetap nyaring terdengar.

Ini disebabkan oleh sejarah kegagalan proyek serupa di masa lalu yang masih membekas.

Namun Menteri Transportasi dan Infrastruktur Catherine King yakin bahwa proyek ini akan dapat segera dimulai dua tahun yang akan datang.

Kini timbul pertanyaan mengapa memilih jalur kereta antara Sydney dan Newcastle.

Pemimpin dari Fast Track Australia Gary Glazebrook mengatakan hal itu masuk akal memulai proyek dari kedua kota tersebut.

Dan ia menambahkan bahwa jalan ini bisa menjadi permulaan untuk perjalanan ke Newcastle.

Dengan sesuatu yang jauh lebih besar yang akan menjadi solusi bagi kepadatan penduduk dan kepentingan bisnis.

Jika kita melihat jalan dari Sunshine Coast sampai ke Jelong, sekitar 2.000 kilometer.

Kira-kira 75% populasi kita tinggal di jalur yang paling luas hanya 100 kilometer.

Jadi densitas populasi di jalur itu sebenarnya lebih tinggi daripada densitas populasi negara seperti Spanyol.

Spanyol sebenarnya memiliki jaringan jalan tinggi terbesar yang kedua di dunia.

Namun tidak semua orang optimistik tentang hal ini.

John Hearst dari Real Futures Institute, sebuah lembaga independen yang meravokasi opsi transportasi hemat biaya bagi warga Australia.

Menilai bahwa realisasi kereta cepat di Australia menghadapi tantangan yang sangat besar.

Menurutnya terdapat banyak aspek krusial yang harus diselesaikan.

Mulai dari studi dampak lingkungan yang menyeluruh hingga perlindungan terhadap situs warisan budaya termasuk area sakral milik masyarakat adat.

Masalah lainnya terjadi karena semua penilaian yang diperlukan.

Penilaian lingkungan lingkungan atau lainnya.

Ada hal lain seperti warisan dan tempat warisan orangtua.

Ada tempat yang tidak akan berada di bawah tanah dan mereka memerlukan koridor.

Nah, pendengar keputusan terakhir untuk melakukan proyek ini atau tidak akan diambil pada tahun 2028.

Namun, secara keseluruhan, Pemerintah Federal Australia telah mengalokasikan sekitar 500 juta dolar

sebagai komitmen awal untuk perencanaan, perlindungan koridor lahan, dan pengerjaan awal kereta cepat itu.

Ricky Kusumo melaporkan untuk SBS Indonesian.

END OF TRANSCRIPT

Share

Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Watch now