Dr Nyarwi Ahmad, dosen di Departemen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada (UGM) berbicara tentang potensi jumlah pemilih yang akan memberikan suara dan kualitas dari lima debat pemilu yang disiarkan melalui televisi di Indonesia.
Seberapa jauh lima debat pemilu itu memberikan informasi kepada pemilih tentang Indonesia tentang masalah pemilu? Dalam konteks Indonesia, mengapa debat-debat itu bermanfaat bagi para kandidat? Mengapa jumlah pemilih informal (Golput) dapat saja menurun dalam pemilihan kali ini? Dr Nyarwi Ahmad, menjelaskan.
Ikutilah SBS Indonesian di FaceBook, klik disini ==> SBS Indonesian
Dengarkan SBS Indonesian Podcast, klik disini ==> SBS Indonesian Podcast





