Biro Statistik Australia (ABS) menetapkan Selasa, 11 Agustus 2026 sebagai Malam Sensus. Penghitungan lima tahunan ini mewajibkan seluruh orang yang berada di Australia, termasuk wisatawan, mahasiswa internasional, dan pemegang visa sementara, untuk mengisi formulir sensus secara daring maupun kertas.
Data yang dihimpun menjadi dasar kebijakan di sektor kesehatan, pendidikan, transportasi, dan infrastruktur. Sensus tahun ini memuat pertanyaan baru mengenai identitas gender serta orientasi seksual bagi responden berusia di atas 16 tahun.
Sensus bersifat wajib berdasarkan undang-undang. Penolakan dapat dikenai denda hingga 364 dolar Australia per hari, sementara pemberian informasi palsu berpotensi didenda hingga 3.640 dolar Australia.
Menjelang Malam Sensus, ABS mengingatkan masyarakat agar mewaspadai penipuan. Pihaknya menegaskan tidak akan pernah meminta data perbankan, kata sandi, maupun menawarkan hadiah atas pengisian sensus.
Dengarkan selengkapnya dalam podcast SBS Indonesian.




