Perusahaan bubur kertas/pulp, PT Toba Pulp Lestari dikritik karena diduga melakukan pencemaran di kawasan sekitar pabriknya di Sumatera Utara.
Dipimpin oleh Pendeta Faber Manurung, masyarakat sekitar pabrik bahkan melaporkan perusahaan itu ke kepolisian di Jakarta.
Mereka menganggap pemerintah di daerah tidak berpihak pada masyarakat.
Kasus ini ternyata sudah berjalan selama 34 tahun dan pencemaran terus terjadi sampai saat ini.
Berikut ini penuturan Pendeta Faber Manurung terkait persoalan tersebut.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.
Share





