Pengungsi dan Pencari Suaka Menghadapi Tantangan Perumahan

Public housing in Australia

Public housing Source: Flickr / Flickr/Paul Sableman CC BY 2.0

Sebuah penelitian di Flinders University telah mengidentifikasi hambatan yang mempengaruhi para migran dalam mencari rumah di rumah baru mereka.


Di banyak negara berpendapatan tinggi, pasar perumahan sangat ketat dan mahal, sehingga semakin sulit bagi pengungsi dan pencari suaka untuk mendapatkan perumahan yang stabil dan terjangkau.

Pengungsi dan pencari suaka di negara-negara berpenghasilan tinggi berjuang dalam usaha mereka untuk mendapatkan perumahan yang stabil dan terjangkau.

Hal-hal seperti bahasa, kurangnya referensi sewa, dan diskriminasi telah menghambat usaha mereka iyang dapat berdampak buruk pada kesehatan mereka.

Real estate business. House for sale. Cottage made from cardboard paper on wooden table. House warming party template. Selling and buying home. Empty blank negative copy space.
Real estate business. Source: iStockphoto / Tero Vesalainen/Getty Images/iStockphoto

Para peneliti di Universitas Flinders di Australia Selatan menelusuri kehidupan 25 pengungsi dan pencari suaka di Australia selama tiga tahun, dan menyoroti bagaimana kualitas dan stabilitas perumahan secara signifikan mempengaruhi kesehatan fisik dan mental.

Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.

Ikuti kami di Facebook dan Instagram serta jangan lewatkan podcast kami.


Share

Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Watch now