Santy Saptari, kurator muda dan konsultan seni yang berkedudukan di Melbourne, berbicara tentang bagaimana proses mempersiapkan #PEREMPUAN, pameran karya sejumlah seniman muda Indonesia yang selenggarakan di Space 28, Victorian College of the Arts dari 6 – 14 Desember, yang merupakan bagian dari MAPPING Melbourne 2018.
Mengapa Santy memilih untuk menjadi curator dari pada menjadi seniman? Mengapa melakukan kurasi pameran #PEREMPUAN itu merupakan sebuah proses diskusi, negosiasi dan adaptasi? Kurator dan konsultan seni Santy Saptari, menjelaskan.
Ikutilah SBS Indonesian di FaceBook, klik disini ==> SBS Indonesian
Dengarkan SBS Indonesian Podcast, klik disini ==> SBS Indonesian Podcast
Share





