Hampir 300 mahasiswa PhD Iran melobi pemerintah federal untuk menanggapi aplikasi visa pelajar mereka setelah menerima beasiswa ke universitas Australia.
Banyak mahasiswa yang telah menunggu rata-rata setahun, tanpa tanggapan apa pun, sementara para akademisi yang memperingatkan Australia berisiko kehilangan penelitian penting.
Beberapa mahasiswa dari Iran menarik aplikasi visanya setelah menunggu delapan bulan untuk mendapatkan jawaban dan sekarang berada di Malaysia menyelesaikan tesis riset unutk PHD nya.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.
Share





