Sebuah perangkat yang disebut FeMom, yang disebut sebagai "bangsal bersalin virtual", diharapkan akan siap pada pertengahan tahun depan.
Diharapkan itu akan menggantikan kebutuhan untuk kunjungan rumah sakit yang sering untuk wanita dengan diabetes gestasional, pertumbuhan janin yang lambat dan berisiko kelahiran prematur.
FeMom ditempelkan pada perut ibu yang sedang hamil dan dapat mengirim informasi seperti detak jantung dan kontraksi ke dokter kandungan melalui aplikasi.




