Queensland telah meluncurkan kampanye senilai tujuh koma lima juta dolar dalam upaya untuk memikat pekerja dari seluruh negeri untuk mengambil pekerjaan di negara bagian itu.
Beberapa kritikus skema itu mengatakan rencana itu dapat memperburuk masalah kekurangan staf di bagian lain negara itu.
Tetapi beberapa orang mengatakan pembayaran insentif dari pemerintah 1.500 dolar itu mungkin masih tidak cukup setelah memperhitungkan biaya pindah negara.
Sementara itu pemilik bisnis di tempat lain takut skema tersebut dapat memperburuk masalah kekurangan staf mereka sendiri.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.





