Komunitas pengungsi dan migran Australia menghadapi hambatan signifikan dalam hal mengakses vaksin COVID-19.
Peluncuran vaksin Australia yang kurang lancar, menyebabkan sebagian besar dari dua kelompok komunitas menghilang dari akses ke vaksin COVID-19.
Menurut penelitian baru yang diterbitkan oleh Red Cross Red Crescent Global Migration Lab menunjukkan bahwa negara-negara di seluruh dunia mengadopsi kebijakan peluncuran yang semakin inklusif, tetapi para advokat mengatakan lebih banyak yangperlu dilakukan untuk memastikan semua orang terlindungi dari virus.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.





