Watch FIFA World Cup 2026™

LIVE, FREE and EXCLUSIVE

SBS Examines: Perempuan Terkait ISIS Kembali ke Australia, Bagaimana Cara Kerja CVE?

People, journalists and photographers surround the ISIS-linked women and their children as they return to Australia at the airport

The return of ISIS-linked women and their children in May has prompted questions around whether they'll have to engage in any de-radicalisation or countering violent extremism activities. Source: AAP / Joel Carrett

Kembalinya 32 perempuan dan anak-anak dari Suriah, yang terkait dengan kelompok yang menyebut diri Negara Islam (ISIS), telah memicu kekhawatiran seputar keamanan masyarakat dan diskusi tentang kegiatan Penanggulangan Ekstremisme Keras (Countering Violent Extremism/CVE) yang wajib bagi individu yang berisiko.


Published

By Olivia Di Iorio

Presented by Tia Ardha

Source: SBS




Share this with family and friends


Kembalinya 32 perempuan dan anak-anak dari Suriah, yang terkait dengan kelompok yang menyebut diri Negara Islam (ISIS), telah memicu kekhawatiran seputar keamanan masyarakat dan diskusi tentang kegiatan Penanggulangan Ekstremisme Keras (Countering Violent Extremism/CVE) yang wajib bagi individu yang berisiko.


Konsultan Utama di Frenesis Consulting and Training, sebuah organisasi yang bekerja untuk melawan ekstremisme keras dan terorisme, Peta Lowe mengatakan kepada SBS Examines bahwa kekhawatiran masyarakat ini adalah hal yang wajar.

"Tetapi saya pikir yang juga bermanfaat adalah menambahkan beberapa perspektif pada percakapan itu juga, seputar: apa saja hal-hal yang ada untuk mengelola hal itu? Apa kenyataannya mereka masih berisiko?

"Saat ini sangat politis, tetapi ini bukan kelompok pertama yang kembali yang pernah kita miliki... mari kita juga memahami bahwa sebenarnya, kita pernah melakukan ini sebelumnya," ujarnya.

Asisten Sekretaris Penanggulangan Ekstremisme Keras di Departemen Dalam Negeri, Alexander Goldie, menjelaskan kepada SBS Examines tentang langkah-langkah yang diterapkan bagi individu yang berisiko terlibat ekstremisme.

"Kami menentukan apa yang dibutuhkan individu, baik itu konseling, dukungan kesehatan mental, perumahan, pendidikan, pekerjaan, dan menyusun rencana individual, kemudian memberikan dukungan yang dibutuhkan individu tersebut untuk membantunya kembali ke jalur yang benar," katanya.

"Kami berupaya mengubah perilaku orang dari perilaku dan aktivitas yang bermasalah menuju perilaku dan aktivitas yang lebih sehat."

SBS Examines episode kali ini bertanya — Apa sebenarnya yang dimaksud dengan Penanggulangan Ekstremisme Keras (CVE) dan bagaimana penerapannya di Australia?

Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.

Latest podcast episodes

Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Stream now