Seruan untuk mereformasi kontrak bangunan yang sudah usang setelah banyak perusahaan banguann runtuh

Australia Virus Outbreak Asia

A builder works a on a construction site during lockdown due to the continuing spread of the coronavirus in Melbourne, Thursday, Aug. 6, 2020. Victoria state, Australia's coronavirus hot spot, announced on Monday that businesses will be closed and scaled down in a bid to curb the spread of the virus. (AP Photo/Andy Brownbill) Source: AP / Andy Brownbill/AP

Industri konstruksi sedang menghadapi krisis yang di sebabkan oleh runtuhnya beberapa perusahaan bangunan besar dalam beberapa bulan terakhir. Kekurangan tenaga kerja dan meningkatnya harga material disebut sebagai faktor utama keruntuhan itu. Namun, ada juga seruan untuk mereformasi kontrak bangunan saat ini, yang menurut beberapa pakar industri sudah ketinggalan zaman.


Industri bangunan telah terpukul dalam beberapa bulan terakhir, dengan runtuhnya beberapa perusahaan besar termasuk salah satu perusahaan bangunan terbesar di Australia, Porter Davis.

Ini terjadi hanya beberapa jam sebelum perusahaan infrastruktur Lloyd Group, yang berspesialisasi dalam proyek pemerintah negara bagian dan lokal, juga runtuh.

Runtuhnya Porter Davis menyebabkan 1.700 properti dalam bahaya di seluruh Victoria dan Queensland, sementara status lebih dari 50 proyek di bawah Lloyd Group masih belum jelas.

Data dari Komisi Sekuritas dan Investasi Australia ((ASIC)) menunjukkan sejauh ini pada tahun keuangan 2022 hingga 2023 terjadi hampir 1.500 ((1495)) perusahaan di sektor konstruksi yang telah dilikuidasi, di bawah pengelolaan kurator, atau administrasi.

Ini dibandingkan dengan total 1.284 untuk seluruh tahun keuangan 2021-22.

Sejumlah faktor yang harus disalahkan atas keruntuhan berulang kali, tetapi apa artinya bagi mereka yang memiliki proyek yang belum selesai di bawah perusahaan ini?

Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.

Share
Follow SBS Indonesian

Download our apps
SBS Audio
SBS On Demand

Listen to our podcasts
Independent news and stories connecting you to life in Australia and Indonesian-speaking Australians.
Ease into the English language and Australian culture. We make learning English convenient, fun and practical.
Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS
SBS Indonesian News

SBS Indonesian News

Watch it onDemand