Warga Australia menghasilkan 74 juta ton sampah setiap tahun, di mana hanya 60% di antaranya yang didaur ulang, dan sisanya dibuang di tempat pembuangan akhir. Pendidik tentang daur ulang dan mengikuti beberapa aturan paling sederhana dapat membuat perbedaan.
Meskipun, sebagian besar orang Australia menyadari pentingnya daur ulang, banyak yang “bingung” tentang apa yang dapat dan tidak dapat didaur ulang.
Memasukkan barang yang salah ke tempat sampah daur ulang atau mengantonginya dapat "mengkontaminasi" sisa barang yang dapat didaur ulang, malah mengirim seluruh sampah ke tempat pembuangan sampah.
Penelitian telah menunjukkan bahwa banyak orang memasukkan barang ke tempat sampah daur ulang, bahkan ketika mereka tidak yakin apakah barang tersebut dapat didaur ulang. Ini disebut “wish-cycling” dan merupakan salah satu kontributor utama kontaminasi.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.




