Kota Singkawang di Kalimantan Barat terpilih menjadi kota paling toleran di Indonesia, pada 2022 dan pada 2018 lalu. Kota yang mayoritas penduduknya beretnis Tionghoa ini memang dikenal memiliki kehidupan rukun, dengan berbagai adat tradisi suku-suku yang berjalan beriringan dalam keseharian.
Toleransi itu bukan sesuatu yang tercipta begitu saja. Banyak faktor mendukung, terutama tradisi masyarakat setempat, untuk saling memberi kiriman makanan pada perayaan hari raya. Sebentar lagi, Kota Singkawang akan merayakan Cap Go Meh yang menjadi salah satu etalase kerukunan hidup warganya.
Dosen dan peneliti dari Institut Agama Islam (IAI) Sultan Muhammad Syafiuddin, Sambas, Kalimantan Barat, Sri Sudono Saliro akan memaparkan tentang bagaimana Kota Singkawang membangun toleransinya dalam wawancara berikut ini.






