Russia, Iran dan Turki tidak menemui kesepakatan dalam pertemuan yang mendiskusikan nasib propinsi Idlib, yang merupakan pusat kelompok pemberontak Suriah.
Serangan terus berlangsung meskipun peringatan akan timbulnya krisis kemanusiaan di wilayah ini, di mana sekitar satu setengah juta warga kehilangan tempat tinggal.




