Qantas telah melaporkan kerugian menurut undang2 sebesar $ 2,7 miliar, yang mencerminkan penurunan dalam perjalanan karena pandemi virus corona.
Penerbangan internasional dari Australia tidak diharapkan akan dimulai lagi sebelum Juli tahun depan, dan saat ini, Qantas terbang hanya seperlima dari kapasitas domestik pra-pandemi.
Tetapi dengan banyak perbatasan domestik juga ditutup, Qantas menyerukan agar pemerintah membuat rencana yang setidaknya dapat memulai kembali aspek-aspek utama bisnis penerbangan.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.
Share





