AS, Uni Eropa, dan Kanada telah mengeluarkan peringatan kepada semua pegawai pemerintah yang telah diberikan perangkat seluler resmi untuk berhenti menggunakan aplikasi Tiktok pada perangkat mereka.
Aplikasi media sosial milik China, TikTok menghadapi larangan di sejumlah pemerintah dengan alasan masalah keamanan.
Karyawan di agen federal AS diberi waktu 30 hari untuk menghapus TikTok dari perangkat kerja mereka karena khawatir perusahaan induknya, ByteDance, mungkin mengumpulkan data pribadi untuk pemerintah China.
Uni Eropa dan Kanada juga mengikuti langkah AS.
China melalui juru bicara kementrian Luarnegeri nya mengritik langka-langkah itu.
Share





