Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan dia siap untuk merespon Rusia dalam menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi, setelah mengadakan panggilan telepon selama satu jam dengan Presiden AS Donald Trump.
Panggilan telepon Trump dengan Zelenskyy ini adalah percakapan pertama mereka sejak pertemuan di Ruang Oval berubah menjadi adu mulut bulan lalu [28 Feb].
Gedung Putih mengatakan Trump memberi pengarahan kepada Zelenskyy mengenai panggilan teleponnya dengan presiden Rusia sehari sebelumnya ketika gagasan tentang gencatan senjata terhadap infrastruktur energi dianjurkan - alih-alih gencatan senjata penuh selama 30 hari yang didukung oleh AS dan Ukraina.
Dalam sebuah pernyataan, Zelenskyy mengatakan bahwa pembicaraan di telepon itu positif dan sangat substantif.
Rusia dan Ukraina saling menuduh menyerang infrastruktur energi dalam 24 jam terakhir.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.





