Sebuah laporan baru dari Energy Market Operator [AEMO] menunjukkan bahwa Australia kurang cepat dalam bidang energi ramah lingkungan.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa pada tahun 2050, pembangkit listrik tenaga surya dan angin di negara ini perlu ditingkatkan enam kali lipat untuk mencapai tujuan dekarbonisasi.
Gas juga perlu ditingkatkan agar dapat berfungsi sebagai sumber energi cadangan, meskipun tidak digunakan.
Pada tahun 2023, energi terbarukan memasok hampir 40 persen listrik di pasar listrik nasional. Jumlah tersebut diharapkan akan meningkat menjadi 82 persen pada tahun 2030.
Ini berarti bahwa semakin banyak rumah perlu memasang panel surya di atapnya.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan Instagram serta jangan lewatkan podcast kami.




