KTT ASEAN digelar pekan lalu (26-28 Oktober). Organisasi itu menghadapi sejumlah tantangan, seperti persaingan strategis di kawasan antara China dan Amerika Serikat dan masalah dalam hubungan ASEAN dengan Myanmar. Perwakilan Myanmar tidak menghadiri KTT tersebut. Apa artinya ini bagi arah masa depan ASEAN?

Dr Muhammad Rum adalah dosen Hubungan Internasional dari Universitas Gajah Mada. Dr Rum menjelaskan kepada Sri Dean latar belakang ketidakhadiran Myanmar serta menilai pentingnya keputusan yang dikeluar dari KTT ASEAN itu.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.
Dan Anda dapat mengikuti perkembangan informasi terbaru tentang virus corona dalam bahasa Anda di sbs.com.au/coronavirus
Share





