Andhika Iskandar adalah seorang perantau asal Jakarta yang telah bekerja di Australia sejak Juli 2023 menggunakan Working Holiday Visa (WHV).
Perjalanannya dimulai dengan keberanian tinggi meskipun minim persiapan, di mana ia baru mendapatkan koneksi tempat tinggal dan pekerjaan saat bertemu sesama warga Indonesia dalam penerbangan menuju Sydney.
Pengalaman kerjanya yang paling berkesan adalah saat bekerja di pabrik daging di daerah regional bernama Lytton, yang dijalaninya hingga tahun 2025 karena lingkungan kerja yang stabil, fasilitas yang memadai, serta rasa kebersamaan yang kuat dengan komunitas Indonesia di sana.
Andhika menjelaskan kepada SBS Indonesian bahwa ia telah memetik pelajaran berharga saat bekerja di Australia. Salah satunya adalah pentingnya kedisiplinan waktu yang ketat dan keberanian untuk berkomunikasi secara jujur di lingkungan kerja.

Ia menekankan bahwa pemberi kerja di Australia sangat menghargai sikap terus terang jika belum memahami tugas dan lebih mengutamakan inti pesan daripada kesempurnaan tata bahasa Inggris.
Andika juga merasakan perbedaan kontras antara bekerja di kota besar seperti Sydney yang cenderung individualis dan penuh godaan pengeluaran, dengan daerah regional yang lebih memudahkan dalam menabung serta membangun jejaring sosial yang suportif.
Bagi pemuda Indonesia yang ingin mengikuti jejaknya melalui jalur WHV, Andhika menyarankan untuk segera bergabung dengan komunitas daring guna mencari informasi sebelum berangkat.
Ia juga menyarankan bahwa akan lebih menguntungkan untuk menyelesaikan kewajiban bekerja di daerah regional pada awal kedatangan agar syarat perpanjangan visa hingga tahun ketiga dapat terpenuhi dengan aman.
Menurutnya, menjaga relasi yang baik dan menghargai setiap kesempatan waktu adalah kunci utama untuk bertahan dan sukses menjalani kehidupan kerja di Australia.









