Para pemimpin dunia dan advokat bertemu di Wina minggu ini untuk bekerja menuju pelarangan senjata nuklir.
Penyelenggara pertemuan pertama dari Negara-negara anggota Treaty of the Prohibition of Nuclear Weapons, yang diadakan di ibu kota Austria, Wina, bersikeras bahwa ini jauh dari kebenaran.
Badan utama yang bekerja untuk tujuan ini adalah Kampanye Internasional Untuk Menghapuskan Senjata NuklirInternational Campaign To Abolish Nuclear Weapons, yang dikenal sebagai ICAN.
Hanya sembilan negara - Amerika Serikat, Inggris, Rusia, Prancis, Cina, Israel, Korea Utara, India, dan Pakistan, dianggap, atau diketahui, memiliki senjata nuklir.
Jumlah negara yang telah meratifikasinya menjadi enam puluh lima - meskipun tidak ada negara yang memiliki senjata nuklir yang telah menandatangani.
Sementara Australia belum menandatangani perjanjian itu.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.





