H Irianto, ayah penumpang dokter Rio Nanda Pratama, menggunakan jasa kantor pengacara Colson Hicks Eidson yang berkantor di Negara Bagian Florida, Amerika Serikat, dalam mengajukan gugatan.
Perkara hukum, yang diajukan pada hari Rabu di Circuit Court of Cook County, Illinois, menuduhkan bahwa pihak Boeing tidak memberikan peringatan yang cukup pada Lion Air ataupun para pilotnya atas kondisi desain yang tidak aman. Boeing bermarkas di Illinois.
"Kami telah mengajukan gugatan terhadap Boeing Company di Pengadilan Circuit, Cook County, Illinois, Amerika Serikat, markas perusahaan Boeing, atas nama klien kami, orang tua dari dokter Rio Nanda Pratama, korban meninggal dunia pesawat Boeing 737 MAX 8 yang jatuh ke laut," kata Curtis Miner dari kantor pengacara Colson Hicks Eidson dalam sebuah keterangan resmi.
Pada keterangan yang sama, H Irianto menyatakan bahwa "semua keluarga korban ingin mengetahui kebenaran dan penyebab tragedi ini, kesalahan serupa dihindari pada masa mendatang, dan mereka yang bertanggung jawab dibawa ke pengadilan".
Berencana menikah
Dr. Pratama, asal Indonesia, dalam perjalanan pulang dari sebuah konferensi saat kecelakaan itu terjadi. Ia akan menikah pada minggu ini, menurut Mr Miner.
(Instagram.com/intansyariii)
Almarhum Rio Nanda Pratama dan Intan Indah Syari dijadwalkan akan menikah di Pangkalpinang, Bangka Belitung Di akhir pekan ini.
Terlepas dari kehilangan yang tragis, Intan tetap melakukan pemotretan pernikahan mengenakan gaun pengantinnya untuk memenuhi permintaan Rio - yang dimaksudkan sebagai lelucon - sebelum dia berangkat ke Jakarta.
(Instagram.com/intansyariii)
Tim penyelidik Indonesia dijadwalkan akan menyampaikan laporan awal penyelidikan atas jatuhnya pesawat JT610 di akhir bulan ini.
