Pasar saham Australia mengakhiri tahun 2020 secara kasarnya sama pada saat memulai tahun tersebut meskipun telah terjadi resesi yang dipicu oleh COVID.
Tahun 2020 adalah salah satu tahun paling tidak stabil yang pernah terjadi di pasar saham Australia - dimana nilai saham meningkat dalam beberapa minggu pertama tahun 2020 - meskipun terjadi kebakaran hutan yang menghancurkan.
Dan bahkan ketika berita tentang perebakan virus corona pertama Australia pada 25 Januari, saham terus mencapai level rekor, memuncak pada 20 Februari pada 7162.
Ketika keseriusan virus disadari dan ekonomi mulai ditutup, pasar Australia anjlok. Saham kehilangan lebih dari sepertiga nilainya. Hanya dalam satu bulan mereka turun ke level yang tidak terlihat sejak 2016.
Hal serupa juga terjadi di pasar global, mendorong bank sentral di seluruh dunia - termasuk Federal Reserve AS - untuk memompa miliaran dolar ke dalam perekonomian.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.





