Usai pelantikan, Presiden AS Ke-46 langsung bekerja

President Joe Biden signs his first executive orders in the Oval Office of the White House on Wednesday, Jan. 20, 2021, in Washington. (AP Photo/Evan Vucci)

President Joe Biden signs his first executive orders in the Oval Office of the White House on Wednesday, Jan. 20, 2021, in Washington. Source: AP

Joe Biden telah dilantik sebagai Presiden ke-46 Amerika Serikat dan ia tidak membuang waktu untuk langsung mulai bekerja, membalikkan beberapa kebijakan yang ditetapkan oleh presiden pendahulunya, Donald Trump.


Joe Biden telah menjadi Presiden ke-46 Amerika Serikat.

Pria berusia 78 tahun itu adalah presiden tertua dalam sejarah Amerika.

Kamala Harris telah dilantik sebagai wanita pertama yang menjadi Wakil Presiden AS - wanita berpangkat tertinggi yang bertugas di pemerintahan, dan orang Asia Selatan dan kulit hitam pertama yang bertugas dalam peran itu.

Tanpa membuang waktu, di jam-jam pertamanya sebagai presiden, Biden menandatangani setumpuk perintah eksekutif.

Perintah itu termasuk pembatalan larangan perjalanan bagi negara-negara yang sebagian besar adalah negara Muslim, memberlakukan keharusan pemakaian masker pada properti federal, pemberhentian pendanaan untuk tembok AS-Meksiko, dan bergabung kembali dengan Kesepakatan Iklim Paris.

Dia menjanjikan komitmen penuhnya untuk peran Presiden, sementara juga membuat permohonan yang bersemangat untuk mengakhiri ekstremisme.

Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.

Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami. 


Share

Follow SBS Indonesian

Download our apps

Listen to our podcasts

Get the latest with our exclusive in-language podcasts on your favourite podcast apps.

Watch on SBS

SBS Indonesian News

Watch it onDemand

Watch now