Kota Sydney memiliki tempat tersendiri di hati musisi jazz kenamaan Indonesia, Indra Lesmana.
Ia baru berusia 12 tahun saat mendapat kesempatan untuk menunjukkan keahliannya bermain piano di depan para pendidik di New South Wales Conservatorium of Music — yang kini bernama Sydney Conservatorium of Music. Penampilannya ini berujung pada beasiswa untuk menempuh pendidikan musik di 'The Con'.
I was the only jazz student. I was the first Indonesian jazz student di situ.Indra Lesmana - Musisi jazz Indonesia

Pada bulan Maret 2024, Indra memperoleh Australian Alumni Grant dari Australia Awards untuk memproduksi tayangan dokumenter tentang kehidupannya di Sydney lebih dari 40 tahun lalu.
Terkait dengan proyek inilah, album Sydney Reunion lahir, yang mana melibatkan para musisi Australia yang jadi bagian dari awal karir bermusik Indra saat studi di Sydney, seperti Steve Hunter (pemain bass), Dale Barlow (pemain saxophone), dan Andrew Gander (pemain drum).
Setelah meluncurkan karya ke-100-nya di Sydney Opera House dan tampil di Manly Jazz Festival pada bulan September lalu, Indra kembali ke Sydney pada bulan Desember untuk membawakan album ini dalam penampilannya di klub jazz Foundry616.

SBS Indonesian berkesempatan mewawancarai Indra Lesmana saat kunjungannya ini, membicarakan masa lalunya di Sydney, proyek yang sedang berjalan, keluarga, dan rencana besar berikutnya.
Dengarkan perbincangannya di sini.






