Pada hari Minggu, mantan presiden Trump terluka oleh calon pembunuh. Ini adalah perubahan mengejutkan dalam kampanye pemilu AS yang telah mengejutkan para pendukungnya dan memicu ketakutan akan terjadinya kekerasan.
Kejadian ini bisa terjadi dimana saja dan di negara manapun. Seperti yang dikatakan oleh Dr Mughis Mudhofir, peneliti di Alexander von Humboldt di Jerman dalam analisis singkatnya mengenai kejadian tersebut, dia mempertanyakan siapa yang sebenarnya diuntungkan dari upaya pembunuhan ini.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.




