Tim ilmuwan ini melakukan pengeboran jauh ke dalam lapisan es, sedalam 650 meter, untuk mengekstraksi sepotong inti es Antartika.
Tenda mereka didirikan di daratan es yang terisolasi, tidak bersahabat, dan tidak berpenghuni di Skytrain Ice Rise di Antartika.
Dengan menyelidiki kedalaman es di benua tersebut, para ilmuwan dari Universitas Cambridge dan British Antarctic Survey bekerja untuk memahami apa yang membuat lapisan es Antartika begitu rentan.
Bor tersebut telah mengekstraksi bongkahan inti es berukuran besar 80 cm, yang kemudian dipotong untuk analisis lebih lanjut.

Para ilmuwan di sini menghabiskan waktu tiga bulan untuk melakukan pengeboran antara tahun 2018 dan 2019.
Inti es yang diekstraksi mengandung gelembung udara, yang merupakan sampel langsung dari atmosfer Antartika yang berusia 200 tahun.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan Instagram serta jangan lewatkan podcast kami.



