PM Malcolm Turnbull menegaskan kembali dukungannya terhadap gerakan Australia menjadi negara Republik dan meninggalkan bentuk negara kerajaan konstitusional dengan mengatakan bahwa kepala negara Australia seharusnya diduduki oleh salah seorang warga Australia.
Namun ia memepringatkan bahwa waktunya saat ini kurang tepat selama Ratu Elizabeth masih berkuasa.



