Para pemimpin Uni Eropa [[UE]] telah gagal mencapai kesepakatan tentang distribusi suntikan vaksin COVID-19 di antara negara-negara anggota. Dan mereka tetap terpecah dalam memperkuat kontrol ekspor vaksin.
Dihadapkan dengan lonjakan infeksi virus korona dan kekurangan vaksin COVID-19, para pemimpin Uni Eropa menggelar konferensi video.
Mereka membahas apakah akan mengambil garis yang lebih keras pada ekspor vaksin virus corona oleh perusahaan yang tidak memenuhi komitmen kontrak mereka.
Para pemimpin frustrasi karena kurangnya pengiriman dalam jumlah yang besar atas vaksin AstraZeneca yang dijanjikan ke E-U, dan mereka terpecah dalam menanggapinya.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan jangan lewatkan podcast kami.





